Bersihnya Hati….

Tulisan ini terinspirasi setelah mengikuti pengajian Aisha bersama istri yang dibimbing oleh Ustad AaGym di BSD hari Sabtu kemarin. Rasanya sudah lama sekali saya tidak mendengar tausiah beliau. Tausiah yang disampaikan dalam bahasa yang sederhana namun Subahanallah sangat menyentuh hati dan menjadikan saya tidak tahan untuk tidak mengucurkan air mata, terutama ketika diingatkan melalui doa yang dibacakan oleh beliau diakhir acara. Beliau memang cukup piawai mencari cara untuk menguji Tauhid kita dengan jalan mengundang Sdr. Atang yang secara fisik tidak dapat melihat namun kemampuan untuk bermusik dan ibadahnya luar biasa, malu rasanya kita orang yang masih tergolong muda dibuat olehnya.

Pertemuan dengan Atang ini merupakan yang kedua kalinya, namun di rumah inilah saya baru meilhat kehebatan luar biasa baik dalam bernyayi, berbisnis maupun beribadah. Melalui tutur kata yang sederhana dalam memaknai nikmat Allah melalui syukur dengan segala kekurangan yang dimiliki namun begitu besar dampak yang ditumbulkannya untuk orang lain. Seakan dia sudah bekerja melebihi SOP yang diberikan Allah kepadanya, Subhanallah.

Mata hati Atang ini begitu tajam melihat peluang melebihi manusia normal lain. Karena memiliki hati yang Insya Allah bersih. Benar perkataan AaGym bahwa jika kita bersih hati maka Insya Allah kita:

  • Akan peka terhadap siapa saja dan firasat kita akan tajam,
  • Mudah nyambung dengan orang lain,
  • Akan memperoleh nikmatnya ibadah,
  • Akan dapat melihat takdir-takdir menjadi lebih jelas. Karena kita sudah dekat dengan Allah otomatis segala informasi yang kita butuhkan akan diberikan oleh Allah,
  • Akan masuk surga. Karena orang masuk surga bukan karena pintar tapi karena bersih hatinya.

Jangan sampai kita pernah berpikiran seperti ini ”orang lain naik pangkat, kita malah naik tensi…. orang lain tambah mobil baru, kita malah tambah penyakit baru”. Ini tanda-tanda orang yang hatinya penuh iri dan dengki. Mudah-mudahan kita tidak termasuk golongan orang-orang yang seperti itu… cape dee…

Pernahkan anda merasakan suatu kondisi yang menurut anda sudah tidak ada jalan keluar ? Nah pada saat itulah tauhid kita benar-benar diuji sampai benar-benar menyerah dan taubat. Tidak ada satu kejadian pun yang diluar kekuasaan Nya. Karena pada dasarnya semua kepahitan yang menimpa itu merupakan penggugur dosa. Keutamaan manusia dapat tubat adalah hatinya akan mantap (bersih) dan selalu akan ada jalan keluar dari arah yang tidak disangka-sangka. Allah berfirman dalam QS Ath-Thalaq (65) ayat  2-3 yang Artinya “Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengada-kan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”. Syarat untuk dapat bersih hati menurut tausiah beliau antara lain:

  • Harus memiliki tekad yang kuat untuk menuju ke arah itu,
  • Harus memiliki ilmu yang cukup agar tidak menyimpang dari syariat,
  • Harus melakukan mujahadah kepada Allah,
  • Harus berada pada lingkungan yang mendukung untuk bersih hati,
  • Hatus didorong dengan kekuatan doa… Jadi ingat lagunya D’Masiv kesukaan anak saya Kayla yang judulnya ”Jangan menyerah”.

Bersih hati harus dapat diikuti oleh seluruh anggota keluarga, karena tugas suami untuk menjaga keluarga dari api neraka. Salah satu kalimat indah yang sempat keluar dari mulut Atang yang membuat saya tersentak seperti terpukul adalah ”kita jangan sampai lupa mengingatkan kepada anggota keluarga bahwa suami itu bukan merupakan sumber rizki, tapi sama-sama sebagai pemakan rizki”. Karena sumber rizki itu semata-mata hanya dari Allah, sehingga pola pemikiran seperti di atas perlu direformasi segera, jika tidak akan timbul sikap syirik. Ingat sebuah hadist bahwa Allah akan mendekat 1000 kali dari langkah hambanya yang mendekat padanya. Sehingga kalau kita tidak berusaha untuk mendekatinya maka Allah tidak akan mendekat dan rizki akan semakin jauh.

Pada dasarnya mendekat kepada Allah sangat mudah dilakukan dibandingkan dengan mendekat kepada manusia. Karena manusia yang mendekat itu kadang pasti ada maunya. Contoh jelas yang selama ini dapat kita lihat adalah kasus Susno Duaji. Ketika dia menjadi Kabareskrim semua orang ingin dekat kepadanya karena ingin mencari dan menggunakan pengaruhnya. Tetapi bagaimana sekarang ? mungkin semua orang akan menjauhinya karena takut terkait-kait dengan masalah hukum yang sedang dihadapinya.

Jadi hidayah akan turun atau tidak tergantung dari manusianya juga, apakah mau membuka diri untuk menerimnya atau tidak. Ibaratnya sama seperti cahaya matahari pagi yang akan menyinari bumi. Cahaya sehat tersebut akan masuk ke dalam rumah tergantung dari si pemilik rumah sendiri mau membuka jendela rumahnya atau tidak.

Pernyataan ini menjadi sangat menarik lagi setelah saya kaitkan dengan tausiah yang pernah saya dengar dari ustad Dr. Adian Parlingungan di pengajian Lintas Alumni Medan-Semarang yang diselenggarakan di Avenue Boutique Suryo. Bahwa kalau kita bersih hati maka saya rasa akan sangat mudah untuk kita dapat menyamakan frekuensi kita dengan Allah, sehingga segala manfaat seperti dijelaskan di awal tadi akan mudah kita peroleh.

Selama ini kita tidak sadar bahwa ternyata frekuensi kita masih sangat jauh dari Allah sehingga apa yang kita upayakan seakan masih jauh dari harapan. Kita sholat tapi hati masih gelisah, kita sudah sholat tetapi badan masih tidak segar, kita zakat tapi masih takut kalau harta kita akan berkurang. Hal ini menandakan bahwa frekuensi kita masih jauh dari frekuensi Allah. Maka untuk dapat menyamakannya salah satu caranya harus dengan bersih hati. Sehingga kita akan semakin peka, dapat menikmati ibadah dan Insya Allah masuk surga.

D’Masiv: “Jangan Menyerah”

“Tak ada manusia yang terlahir sempurna. Jangan kau sesali segala yang telah terjadi…. Kita pasti pernah dapatkan cobaan yang berat. Seakan hidup ini tak ada artinya lagi…. Syukuri apa yang ada.  Hidup adalah anugerah. Tetap jalani hidup ini. Melakukan yang terbaik….. Tuhan pasti kan menunjukkan Kebesaran dan Kuasa Nya. Bagi hambanya yang sabar dan tak kenal putus asa”

Subhanallah pelajaran yang sangat berharga di minggu awal tahun ini, semoga Allah SWT merahmati, Amin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s