Mengunjungi Performance Management and Delivery Unit (Pemandu) di Putrajaya Malaysia

DSCF1449

PEMANDU @Putrajaya

Alhamdulillah kali ini saya masih diberikan kesempatan oleh Alloh mengunjungi negeri Jiran Malaysia di bulan Oktober 2014 ini. Kali ini saya memperoleh kesempatan untuk mengikuti training Certified Organizational Project Management and Change Management in the Public Sector yang diselenggarakan oleh SETYM International dari Quebec Canada. Pelatihan selama 5 hari itu diberikan kepada seluruh ketua tim Iniciatives Leader Transformasi Kelembagaan Direktorat Jenderal Pajak yang berjumlah 16 orang. Materi yang disampaikan sebenarnya menurut saya biasa saja, tidak banyak hal baru yang saya peroleh disitu, namun demikian khususnya untuk kegiatan field study ke Putrajaya dan 2 orang guest lecture dari Malaysia yang membuat training tersebut jadi berbeda dan lebih bernilai. Kunjungan ke Performance Management and Delivery Unit (Pemandu) di Putrajaya menjadi klimaks dari training tersebut. Pengalaman yang saya peroleh ketika mengunjungi Pemandu (kalau di Indonesia disejenis dengan UPKP4) berdiskusi dengan Datok Chris Tan membuat saya terkesima tentang perkembangan Malaysia yang begitu pesat dalam megelola pemerintahannya. Hal tersebut dibuktikan dengan pembangunan kompleks pemerintahan Malaysia di Putrajaya yang begitu megahnya.

Menurut ulasan dalam website PEMANDU (http://www.pemandu.gov.my/), organisasi ini didirikan pada 16 September 2009 dan merupakan unit di bawah Departemen Perdana Menteri. Peran utama PEMANDU dan tujuannya adalah untuk mengawasi pelaksanaan, menilai kemajuan, memfasilitasi serta mendukung kemajuan Government Transformation Programme (GTP) dan Economic Transformation Programme (ETP).  Ketua dewan PEMANDU adalah Perdana Menteri Malaysia, YAB Dato ‘Sri Mohd Najib Bin Tun Abdul Razak. Jabatan Wakil Ketua dan Chief Executive Officer PEMANDU dipegang oleh Menteri di Departemen Perdana Menteri, YB Senator Dato ‘Sri Idris Jala.  Sementara tanggung jawab end-to-end delivery untuk National Key Results Areas (NKRAs) dan Ministerial Key Results Areas (MKRAs)  beserta hasil akhirnya terletak pada masing-masing kementerian. Sedangkan keberhasilan National Key Economic Areas (NKEAs) terletak pada pribadi masing-masing sektor.

pemanduPEMANDU telah diamanatkan untuk mengkatalisasi perubahan di sektor publik dan swasta, mendukung kementerian dalam proses perencanaan dan memberikan pandangan yang independen terhadap kinerja dan kemajuan ke PM dan para menterinya. PEMANDU juga bertugas memfasilitasi pelaksanaan Entry Point Projects (EPPs) dan Business Opportunities (BOs)  yang telah diidentifikasi untuk memastikan bahwa Malaysia akan berubah menjadi negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2020. Agar PEMANDU dapat melaksanakan tanggung jawabnya secara efektif, maka diperlukan dukungan dari dua sektor layanan sipil dan sektor swasta untuk bekerja bersama-sama membangun Malaysia.

Lokasi PEMANDU berada di Putrajaya. Merujuk tulisan di Wikipedia Putrajaya adalah pusat administrasi pemerintah Malaysia menggantikan Kuala Lumpur. Kota ini berjarak sekitar 30 km sebelah selatan Kuala Lumpur, Putrajaya memang menjadi tempat yang ideal bagi pemerintah Malaysia untuk memindahkan pusat administrasi dan keuangannya apalagi mengingat kondisi Kuala Lumpur yang sudah begitu padat. Kota ini dibangun pada 19 Oktober 1995 dimana namanya diambil dari nama PM Malaysia yang pertama yaitu Tunku Abdul Rahman Putra. Kota Putrajaya terhubung dengan bandara internasional KLIA dan Kuala Lumpur. Letaknya berada dalam Multimedia Super Coridor berdekatan dengan Cyberjaya. Bererapa tempat menarik di Putrajaya yang sempat saya kunjungi  antara lain:

A. Kantor Perdana Menteri. Kantor Perdana Menteri Malaysia selintas terlihat seperti sebuah masjid karena dibagian atapnya terdapat sebuah kubah berwarna hijau. Konstruksi bangunan ini sangat dominan karena terletak di blok utama.

IMG_4198

Iniciatives Leader TK DJP with Datok Chris Tan from PEMANDU

DSCF7524

Foto by Fish aye Pak Rudy Hartono

B. Putra Mosque (Masjid Pink). Masjid ini lebih dikenal dengan nama Masjid Pink karena didominasi oleh granit berwarna merah muda. Masjid ini berada di tepi danau buatan Putrajaya. Masjid ini merupakan destinasi utama para wisatawan karena letaknya yang memang strategis ditengah kawasan dan pada umumnya pasti  dilewati dan dekat dengan tempat-tempat menarik lainnya seperti Putra Square dan Taman Putra Perdana. Masjid ini menurut saya tidak terlalu besar namun arsitekturnya cukup menarik. Tepat disamping masjid terdapat tempat makan Food Court Selera Putra yang menghidangkan aneka masakan melayu. Kemudian bila anda ingin mengelilingi danau Putrajaya maka anda dapat menggunakan perahu yang berada tepat disamping food court tersebut. Dari lokasi Jetty Putra tempat  beberapa Cruise Tasik bersandar tersebut anda dapat menyewa perahu untuk berkeliling menikmati indahnya danau buatan.

B. Seri Perdana Bridge, Dengan lahan seluas 650 hektar serta terdapat danau buatan yang mengelilingi kompleks Putrajaya untuk menghubungkan lokasi satu dengan lainnya dibangunlah 8 jembatan dengan berbagai arsitektur yang berbeda dan menawan. Salah satunya adalah jembatan Seri Perdana ini. Di sepanjang jembatan ini terdapat 8 paviliun peristirahatan sehingga para pejalan kaki dapat menikmati indahnya pemandangan Putrajaya.

DSCF7929

C. Putrajaya International Convention Center. Putrajaya International Convention Centre merupakan satu bangunan megah berbentuk menyerupai topi di salah satu bagian kota Putrajaya. Menurut para pemandu arsitektural dan bentuk bangunannya terinspirasi dari Kerajaan Melayu. Bangunan ini berfungsi sebagai pusat konvensi kelas dunia. Sejumlah fasilitas disediakan disini seperti ruangan pameran, ruang pertemuan, ruang konferensi, lounge, galeri, restoran, outlet belanja dan tempat parkir yang mampu menampung sampai 1.200 mobil. Struktur dan arsitektur bangunannya berbentuk melingkar dan memiliki taman di balik dinding kaca sehingga memungkinkan anda menyaksikan keindahan kota tanpa.

DSCF1454D. Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin. Masjid ini diambil dari nama Seri Paduka Baginda Yang di-Pertuan Agong XIII,  Al-Wathiqu Billah Tuanku Mizan Zainal Abidin Ibni Al-Marhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah.  Dibangun pada tahun 2004 dan selesai pada tahun 2009.  Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin terletak di Presint 3, Putrajaya. Lokasi masjid sangat strategis dan menarik, berada di tepi danau Putrajaya.  Masjid ini dapat nemapung sampai dengan 20,000 orang  jamaah. Masjid ini terdiri dari bangunan utama masjid dan Kiblat walk yang menghubungkan Kompleks Perbadanan Putrajaya (PJC) dengan Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin.

Bagian dalam ruangan sholat utama tidak menggunakan penyejuk udara/kipas angin namun menggunakan teknologi “Gas District Cooling”. Disamping ruang sholat utama dikelilingi oleh kolam air yang dapat menyejukkan udara para jamaah.

Masih banyak yang perlu dikerjakan bagi Indonesia untuk mengejar ketertinggalan… Semoga saya masih diberikan usia untuk melakukan perubahan…. Barokallohu fiik….

20141002_153417

All the best for TK DJP Team

About these ads

Saatnya Pemda Kabupaten/Kota Menyiapkan Pokok Ketetapan PBB P2 2015

IMG_2177Tak terasa sudah hampir satu tahun PBB P2 dikelola oleh pemerintah pemerintah daerah. Seiring dengan era otonomi daerah dan desentralisasi fiskal, salah satunya adalah dengan didevolusinya PBB P2 menjadi pajak daerah sebagai amanah dari UU No. 28 Tahun 2009 dimana proses devolusinya akan dilakukan secara bertahap sampai tahun 2014 . Disadari oleh Pemda Kabupaten/Kota ternyata pengelola PBB P2 bukan hal mudah. Dibutuhkan ketelitian dalam penyiapan kebijakan desain pokok ketapannya agar dapat diterima oleh masyarakat dan memenuhi ekspektasi pemerintah daerah sebagai pengelolanya. Mungkin saat ini sebagian besar Pemda Kabupaten/Kota belum merasakan kesulitan tersebut, karena pada tahun pertama pengalihan masih menggunakan data lama yang sudah disiapkan oleh pemerintah pusat. Namun hal tersebut tidak bisa lagi dibiarkan begitu saja untuk tahun 2015 dan seterusnya, karena lama-kelamaan data tersebut akan semakin usang dan tertinggal nilainya. Hal ini dapat dibuktikan dengan semakin berkurangnya pokok ketetapan PBB P2 jika tidak dilakukan penyesuaian nilai setiap tahunnya. Untuk itu Pemda Kabupaten/Kota perlu menyusun pokok ketetapan PBB P2 setiap tahunnya dengan beberapa kriteria yang mendasarinya sehingga dapat mendorong peningkatan PAD dan dapat diterima oleh masyarakat pembayar pajaknya.

Penyusunan pokok ketetapan PBB P2 yang baik adalah apabila dapat memenuhi ekspektasi dari kedua sisi tersebut. Untuk itu diperlukan sebuah kemampuan manajerial tertentu untuk dapat mengelolanya agar rencana penerimaan pajak PBB P2 dalam APBD yang telah ditetapkan oleh Pemda bersama dengan DPRD dapat diterjemahkan kedalam pokok ketetapan yang tercetak di SPPT, kemudian SPPT tersebut dapat diterima oleh masyarakat dengan baik melalui pembayaran pajaknya.

konsep PBB

Untuk itulah maka Pemda Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kapuas merasa perlu untuk menyelenggarakan pelatihan Manajemen Pengelolaan PBB P2 yang intinya mempelajari:

  1. rangkaian kegiatan manajemen pengeloaan PBB P2,
  2. fungsi dan struktur ketetapan PBB P2,
  3. sasaran kebijakan PBB P2 yang akan diterapkan,
  4. aturan-aturan terkait penerapan PBB P2,
  5. cara menyusun strategi peningkatan pokok ketetapan PBB P2 agar mencapai rencana penerimaan yang telah ditetapkan,
  6. kegiatan pendataan,
  7. kegiatan penilaian,
  8. cara merencanakan, menganalisis, menghitung dan menetapkan NJOP tanah dan bangunan,
  9. cara mendesain, mensimulasikan dan menetapkan pokok ketetapan PBB P2,
  10. kegiatan penetapan masal.

Dengan pelatihan tersebut diharapkan persiapan pengelolaan PBB P2 untuk tahun 2015 akan berjalan dengan baik dari dua sisi.

IMG_2064

Wrokshop Manajemen Pengelolaan PBB P2

Detail pelatihan: http://eddiwahyudi.com/workshop/1-manajemen-pengelolaan-pbb-p2/

Maafkanlah Aku Yaa Alloh Yaa Robb…

20141019_131052

Pink Mosque @Putrajaya 2014

Meski belum pernah melakukan penelitian spesifik tentang hal ini, namun rasanya pada umumnya manusia dapat dengan mudah dan langsung klik dengan Alloh ketika sedang mengalami “masa-masa sulit”. Bahkan tidak sedikit manusia yang pada akhirnya berpaling dari Alloh ketika kesulitannya menghilang.  Ketika karir dan bisnis sedang berkembang bak air mengalir maka kadang sholatnya pun menjadi jarang dan tak lagi bisa tepat waktu, ibadah sunahnya pun jadi berkurang ditelan kesibukannya.  Bahkan ketika harta sedang berlimpah sementara imannya masih tipis/ lemah dan bisa jadi belum siap menerima limpahan harta tak jarang seseorang akan semakin dekat dengan perbuatan maksiat menjadi perpaduan yang sangat harmonis mendominasi hidupnya.  Padahal ketika dulu hidupnya sedang “susah” dalam persepsinya saat itu, kegiatannya sangat jauh dari maksiat karena pada saat itu tidak mempunyai uang, dan sekarang malah menjadi lebih dekat dengan maksiat karena banyak uang dan fasilitas.

Pertanyaannya sudah siapkah kita untuk selalu dekat dengan Alloh disegala situasi ? Kekuatan iman akan menentukan hal ini. Bersiap-siaplah untuk selalu dicoba, itu tandanya Alloh sayang dengan diri kita dan akan membawa kita pada level keimanan yang lebih tinggi. Prinsipnya untuk naik kelas “harus belajar”. Ternyata masih juga dicoba, seberapa siapkah kita menerima kenikmatan dunia yang menyebabkan kita lupa dan berpaling lagi dari Alloh. Selama kenikmatan dunia hanya diukur dengan materi, selalu menyembah berhala-berhala dunia yang tidak kita sadari karena masih tipisnya iman maka selama itu pula kita akan terus belajar sampai “lulus”. Begitu mahalnya untuk menjadi seorang hamba yang senantiasa dekat dengan Alloh ? Sehingga kadang perlu dijatuhkan terlebih dahulu sampai pada titik dimana kita merasa tidak ada lagi yang bisa menolong kita selain Alloh ? Yaa Rabb, ampuni dan maafkanlah hambamu ini….

Aa Gym dalam salah satu acara di TVOne menganjurkan untuk selalu mendekatkan diri kepada Alloh saat kita susah maupun senang, karena beliau pun mengalami pasang surut kehidupan. Agar Alloh meridhoi terhadap apa yang sudah kita dapatkan maka tidak ada kata lain yang lebih tepat selain syukur.  Dan pada saat kita sedang susah dalam persepsi manusia, Alloh akan membalikkan persepsi kesusahan tersebut menjadi keadaan yang menyenangkan.  Ibarat sebuah roda, kian lama kian berputar dan kecepatan berputarnya roda tergantung seberapa kuat untuk didorong. Hingga pada suatu saat akan mencapai suatu masa dimana dia akan berada di atas, dan pada suatu masa berikutnya dia akan berada diposisi bawah kembali tergantung bagaimana cara kita mengendalikannya. Yang mesti kita bangun adalah pada saat dimana pun posisi roda itu berada kita akan siap dan selalu merasakan kenikmatan yang tiada tara. Sebagaimana firman Alloh dalam QS Yunus ayat 12:

“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan”.

Rosululloh mengajarkan kepada kita untuk senantiasa meminta maaf kepada Alloh melalui sebuah doa yang berbunyi: “Allohumma innaka ‘afuwwun karimun, tuhibbul afwa fa’fu anni (Ya Alloh, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Maha Dermawan. Engkau mencintai kemaafan, maka maafkanlah dosa-dosaku). Doa ini yang paling saya suka. Nikmat rasanya ketika mengucapkannya. Seakan seperti seorang anak kecil yang sedang mengakui kesalahannya dihadapan orang tuannya dengan penuh rasa bersalah.

Rasa bersalah yang sangat mendalam dilatarbelakangi karena setiap insan pasti mempunyai kesalahan kepada Alloh, termasuk juga kesalahan kepada sesama manusia, dan kepada alam. Para ulama mengatakan sebaik-baik orang yang berbuat salah, adalah orang yang mau bertobat. Lebih dari itu, selain harus bertobat, dengan memperbanyak ampunan seraya menyesali dan berhenti melakukan kesalahan. Doa tersebut diawali oleh pertanyaan Siti Aisyah kepada Rosululloh. Siti Aisyah bertanya: “Wahai Rasululloh, doa apa yang sebaiknya dibaca ketika malam-malam Ramadhan sambil menunggu kehadiran Malam Qadr ?”  Kemudian Rosululloh menjawab: “Perbanyaklah membaca doa tersebut”.

Doa tersebut menjadi sangat menarik dan penting untuk dipahami lebih jauh maknanya secara bahasa Arab. Menurut Hujjatul Islam, Imam al-Ghazali Rahimahullah, dalam karyanya al-Maqshad al-Asna fi Syarhi Asma’ Alloh al-Husna yang ditulis oleh Abdul Aziem dan kemudian dianalisa oleh Dr. H. Khairil Anwar yang dalam bloqnya dikatakan bahwa didalam ungkapan doa itu terdapat dua kata Asmaul Husna yang saling terkait satu sama lainnya. Kedua kata Asmaul Husna itu adalah  Afuwwun yang artinya Zat Yang Maha Pemaaf dan Karimun yang artinya Zat Yang Maha Dermawan.  Disamping itu diantara nama-nama Alloh yang indah tersebut, ada dua nama lain yang saling berdekatan maknanya, yaitu al-Ghaffar dan al-Ghafur. Alloh bersifat al-Ghaffar dan al-Ghafur, yang keduanya memiliki arti mengampuni, meskipun berbeda penekanannya. Alloh disebut al-Ghaffar karena ia sering mengampuni kesalahan kita setiap kali kita melakukan kesalahan. Sifat ini menekankan pada kuantitas pengampunan. Alloh disebut al-Ghafur karena ia dapat memberikan pengampunan dengan pengampunan yang sempurna, sampai pada batas pengampunan yang paling tinggi.  Dengan demikian menurut beliau, sifat Alloh al-Ghafur lebih tinggi dari sifat al-Ghaffar.

Selanjutnya menurut al-Ghazali, al-Afuwwu yang artinya pemaafan lebih tinggi dari pengampunan (al-Ghaffar dan al-Ghafur). Menurutnya, pengampunan (al-Ghaffar dan al-Ghafur) hanya sebatas ‘menutupi’ kesalahan kita, sehingga kesalahan itu tidak menimbulkan efek negatif terhadap diri kita. Namun, pada hakikatnya, kesalahan itu tetap ada. Sedangkan makna al-Ghaffar dan al-Ghafur bermakna ‘menutupi’. Dengan begitu, kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan akan dibuka kembali oleh Alloh di saat kita berhadapan satu-persatu di hadapan-Nya, kelak pada hari kiamat. Namun demikian makna al-Afuwwu adalah al-mahwu wa izalat al-atsari yang artinya menghapus dan menghilangkan bekas. Hal ini dapat dianalogikan sama dengan kita men-delete secara permanen sebuah file di dalam komputer kita, yang kemudian tidak dapat dilakukan recover. Ketika Alloh memaafkan kita, maka kesalahan kita itu terhapus dari buku catatan amal kita, bahkan malaikat pun tidak mengetahuinya. Subhanalloh.

Makna yang dapat kita ambil sebagai sebuah pelajaran adalah: Pertama, kita diminta untuk meneladani sifat Afuwwun dalam kehidupan sehari-hari dengan selalu berusaha menjadikan sifat pemaaf sebagai bagian karakter diri kita. Masalah apapun yang terjadi kalau kita memiliki karakter saling memaafkan maka, Inshaa Alloh, kesalahpahaman, konflik, dan masalah-masalah yang terjadi pasti akan mudah didapatkan solusi terbaik.

Kedua, kita diminta untuk meneladani sifat Karimun. Rosululloh adalah orang yang sangat dermawan. Padahal kehidupan beliau sederhana, dan bukan termasuk orang yang kaya harta, tapi kenyataan sejarah membuktikan bahwa Rasululloh adalah orang yang  sangat dermawan. Kenapa? Karena Rasululloh mencontoh Alloh yang Maha Dermawan.

Subhanalloh indah dan nikmatnya menjadi orang yang pemaaf dan dermawan…. Barokallohu fiik…

Selamat hari raya idul fitri 1435 H

image

Happy Eid Mubarak 1235 H

Indonesia IPTIpedia Country Representatives

I say thank you to Mr. Paul Sanderson, President of the International Property Tax Institute (IPTI) which has given me the confidence to become a Professional Advisory for IPTIpedia for Indonesia. PTIpedia Country Representatives are from both the public and private sectors and assists in Obtaining and updating information relevant to the current tax regimes and practices in their respective jurisdictions. Data is updated on a semi-annual basis.

IPTI advocates the global promotion of effective and efficient property tax policy and practice.  With a strong commitment to facilitating the provision and exchange of key information and sharing best practice, IPTI is focussed on developing the most comprehensive knowledge base concerning property tax including policy, legislation, administration, communication, education, valuation, taxation, collection and enforcement See: http://www.ipti.org/iptis-vision/).

 

IPTI

See at: http://www.ipti.org/advisory-professionals/

Menentukan Pilihan Hati: Live is about choise

imagesLive is about choise. Setiap diri manusia tak akan dapat menghindari segala sesuatu tanpa menentukan pilihan. Terkadang manusia harus menentukan satu pilihan untuk menentukan satu solusi terbaik diantara beberapa kondisi. Suatu saat manusia akan dihadapkan pada beberapa pilihan yang besar menurut pandangan hidupnya yang bisa jadi akan menentukan perjalannan hidupnya sendiri maupun masyarakat yang lebih besar pada masa mendatang. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Sa’ad bin Abi Waqqash, Rasululloh mengatakan bahwa “Di antara kebahagiaan manusia adalah menentukan pilihannya dengan Allah dan diantara kebahagiaan manusia adalah keridhoanya pada apa yang Allah tentukan. Dan di antara tanda kesengsaraan manusia adalah ia meninggalkan Allah dalam pilihannya. Dan di antara tanda kesengsaraan manusia adalah kemarahaannya pada apa yang Allah tetapkan atas dirinya” (HR. Imam Ahmad ). Dari hadits tersebut dapat dimaknai petunjuk yang menuntun manusia tentang bagaimana menentukan pilihan yang baik dan benar agar membawa kebahagiaan sekaligus memberi peringatan agar kita tidak salah memilih dan terhindar dari kesengsaraan.

photoMenurut Rosululloh, ciri orang yang berbahagia dalam hidupnya adalah apabila setiap orang yang menentukan segala pilihannya menyandarkan pada pilihan Allah SWT dan tidak berdasarkan  hawa nafsu dan keinginan duniawi lainnya. Kemudian apabila orang tersebut menerima dengan tulus ikhlas apa yang telah Allah tentukan kepadanya beserta tawakal dalam menerima takdirnya. Manusia adalah makhluk yang dengan kesempurnaannya namun tetap saja memiliki kekurangan, terutama dalam menentukan pilihan yang di luar batas kemampuan analisanya. Manusia tidak mampu melihat masa depan secara presisi. Sehingga sangat dianjurkan agar manusia tetap menjalin hubungan dengan Tuhannya saat akan menentukan pilihan, meminta pertolonganNya agar ia dapat memilih dengan baik dan tepat. Di dalam QS Al Qasas ayat 68-70 Allah berfirman:

”Dan Tuhanmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-sekali tidak ada pilihan bagi mereka (apabila Allah telah menentukan). Maha Suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan. Dan Tuhamnu mengetahui apa yang disembunyikan dalam dada mereka dan apa yang mereka nyatakan. Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagiNyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagiNyalah segala penentuan dan hanya kepadaNyalah kami dikembalikan

Allah memberi kepada manusia akal yang bebas berpikir. Dengan akal tersebut manusia dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan karunia akal tersebut manusia mempunyai kemampuan untuk menganalisa dan menentukan pilihan. Sebagaimana sabda Rasululloh yang diriwayatkan oleh Ahmad “Kebaikan adalah apa yang membuat hati tenang dan mejadikan nafsu tenang, keburukan adalah apa yang membuat hati gelisah dan menimbulkan keraguan”.

Nah selamat menentukan pilihan sesuai hatimu di Indonesian Election Day tanggal 9 April 2014 ini…. Barokallohu fikum…

Image

“Gampang yaa”: Direktur World Bank Lapor Pajak Melalui e-Filing

Pada tanggal 24 Maret 2014 lalu, Direktur Pelaksana Bank Dunia, Sri Mulyani Indrawati mendatangi Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (KPDJP) selain bersilaturahmi dengan para pegawai Ditjen Pajak, juga untuk melaporkan pajaknya di tahun 2013 melalui sistem baru pelaporan SPT yaitu e-Filing. “Saya ingin tahu bagaimana cara pengisian SPT melalui internet”, katanya. Setelah mendapat tutorial singkat, beliau mulai mengisi sendiri formulir SPT Tahunannya dengan laptop yang terkoneksi dengan jaringan internet. “Ooo… ternyata begini toh… gampang yaa” ujarnya. Tak butuh waktu lama, beliau sudah selesai mengisi SPT Tahunannya dan menunjukkan bukti penerimaan elektronik. “Meskipun saya tidak berdomisili disini, saya tetap lapor pajak setiap tahunnya karna saya adalah Warga Negara Indonesia”, ujarnya yang ditulis dalam website Dirjen Pajak.

2